Before you go on with the reading,

She's making her own way. With Allah by her side.


If you don't mind, read this blog from the first post. But If you mind, don't basically judge if you don't know what happened before :)

dan kisah penulis yang panjang hikayatnya di sini : kaishrakirana.
Salam.


June 20, 2012

083. A twentyone year old kid.



Kita beri Allah hati kita yang kotor,
tapi dia akan sucikannya semula.

Cuti ini jaga budak, kalau mereka menangis,
akan saya sapu air mata itu,
Kalau mereka rimas,
akan saya usap ubun-ubun kepala mereka.
Kalau mereka terusik hatinya akibat ditegur,
akan saya peluk dan bilang "cikgu sayang awak"
Kalau mereka merengek,
akan saya pangku mereka dan dodoikan jiwa mereka.


Kalau saya yang menangis?
saya sendiri yang harus usap air mata itu.
Kalau saya yang rimas?
saya sendiri yang harus sikat rambut saya dan ratakan air ke anggota.
Kalau hati saya yang terusik akibat dibiar?
saya sendiri yang harus peluk diri dan bilang "Saya sayang saya"
Kalau saya yang ingin merengek?
saya yang harus lagukan sendiri dodoian itu hingga terlelap.


Ah, saya asyik membandingkan saja.

Mereka suci, tanpa dosa.

Saya?





2 comments:

istisyhad said...

Kalau hati saya yang terusik akibat dibiar?
saya sendiri yang harus peluk diri dan bilang "Allah sayang saya, Dia tak pernah biarkan saya"

dongak ke langit luas, terasa bertatap mata ke mata dgn Yang Maha Esa..

M. said...

Thats it.

dan kerana Allah sayang kita lah, dia sentiasa uji kita

worry not.