Before you go on with the reading,

She's making her own way. With Allah by her side.


If you don't mind, read this blog from the first post. But If you mind, don't basically judge if you don't know what happened before :)

dan kisah penulis yang panjang hikayatnya di sini : kaishrakirana.
Salam.


June 22, 2011

010. Let Allah helps me, to help you.




Assalammualaikum.


Life will always give us 1001 casualties,
just to make sure, we are prepared enough for the hereafter.

To see, people near you in a big problem or dissapoinment
or even be tested,
is a great challenge for you to make sure,
They are going to have those bright smile again on their face.

To have people near you, being happy.
Is somehow one of the biggest nikmah that Allah could offer to you.

Aura of happy people is good for your health and human growth, perhaps.

Just imagine, if your bestfriend is in the state of sorrow,
Would you have guts to be happy and go huha huha like there's no tomorrow.

If that person is really meaningful to you,
her/his state of emotions will definitely affects your life as well.

And somehow, being far, being new,
are not the barriers,
for you to help out that person.

It is all about your intention.
To maintain the ukhuwah.
Lillahi Ta'ala.


(Benar, untuk bercerita segalanya dengan manusia, manusia tidak mampu buat apa, melainkan untuk mendodoi hati yang rawan. Tetapi, Allah ada. Dia dengar, dia bantu secara halus. Trust HIM.)

Jika kita sayangkan seorang kawan itu, bukan kerana hartanya, tetapi kerana, kita sayangkan Allah. dan kita mahu dia juga disayangi Allah. (Dr. MAZA - in of his video)

I may not be the best person to say more about friendship and etcera.
But somehow, i do have something to share.
As a reminder.
As a strength.

Yang dikongsi itu lebih indah, dan akan bertambah nikmatnya.
Saya pernah jatuh, maka saya tak mahu sama sekali manusia-manusia lain turut jatuh dan rasa kepahitan itu.

Anas Malik pula meriwayatkan bahawa NABI MUHAMMAD S.A.W ada bersabda yang bermaksud ; ”Barang siapa mempunyai harta, maka bersedekahlah dia dengan kekayaanmu. Barang siapa yang mempunyai ilmu, maka sedekahlah dengan ilmunya dan barang siapa yang mempunyai tenaga bersedekahlah dengan tenaganya”.


I don't have money to offer, my dear.
But i'm sure, bucks of gold, won't make you happy till forever.

Ini semua tentang hati dan kekuatan.
Jika saya kongsikan kekuatan itu, kita sama-sama kuat.
Saya tak rugi, awak pula tidak untung sendiri.
It is a win-win situation.

Saat saya terpuruk di ruang sisi gelap saya,
ada sahabat-sahabat yang dikirim oleh Allah untuk menepuk bahu dan memeluk hati saya.
Sekarang, walaupun saya tidak sekuat mana,
Izinkan saya membalas nikmat Allah itu dengan berkongsi rasa itu dengan sahabat yang lain.

Walaupun, kita jauh.
Walaupun, kita tidak pernah bersua.
Walaupun, kita belum pernah kenal sedalamnya.

Maaf.

Cukuplah apa yang ada.
Kesempurnaan itu dicipta, melalui proses pengenalan yang memakan masa.
Bukan sehari.
Bukan perlu kenal, "Awak, siapa?"

Dalam berkawan, saya pegang amanah awak.
Awak jaga amanah saya.
InsyaAllah...


P/s : Video di atas buat saya bergenang air mata dalam computer lab Kaed, sendirian. Manis sungguh bila mana, orang kata "You can't do it, but somehow you managed to prove them wrong"

Manis.



Ya Allah, bantu aku untuk bantu mereka. Amin Ya Rabbal 'Alamin.
Insyaallah

No comments: